Skip to content Skip to left sidebar Skip to footer

Tag: bersama

Angkringan Papasena

Angkringan Kenyang, murah, enak! Bukan sate yang play-play ya gaes ☺️
.
Mau kenyang sendiri bisa, mau kenyang rame rame jg bisa…
.
Cuma saat ini semua sate fresh dibakar saat dipesan ya. Kita ga taruh meja dulu untuk sementara supaya menjaga kualitas produk. Minuman jg sementara baru minuman kemasan dulu ya gaes….nanti seiring waktu kalau memungkinkan ada wedang jahe lg.

Hotmeals2

Dari ngobrol serius sampe yang banyak guyonnya pasti seru kalo tempatnya nyaman. Tau kenapa? Soalnya tempatnya asik dan bersih loh, termasuk pelayanan kami gak kalah kaya resto nomor wahid loh 🤗

Ditunggu kedatangannya #mealslover
Tetap jaga prokes gaess 😙

Ulas kami di Google Maps gaes 😙

🚐 Foodtruck
(Jum’at-Minggu) Pagi & Sore
Jakarta International Velodrome
Jl. Balap Sepeda No.35 Pulo Gadung-Jaktim

Pemesanan via Whats App
Link WA 085774884757

#hotmeals2 #burger #ringburger #burgerbolong #pizza #inforawamangun #velodrome #jakartatimur #food #hotdog #kentang #burger #meals #foodtruck #mealslover #paketburger #paketpromo #infobogor #infojakarta #accoustic #bike #jnr #frozenfood
#infotangsel

Perbedaan Motor Matic Dan Bebek, Harian Mending Mana?

Berdasarkan pengamatan secara pribadi, angka populasi sebaran motor berjenis matic rupanya makin mendominasi di jalan raya. Mulai dari ibu-ibu belanja ke pasar hingga abang-abang driver ojek online, kebanyakan dari mereka gunakan motor matic. Sedangkan jumlah pemakai moped alias bebek makin hari semakin jarang terlihat, terutama bebek entry level. Kira-kira kenapa sih kok pada suka sama matic? Emang apa yang menjadi perbedaan motor matic dan bebek?

 

Perbedaan Kemudahan Motor Matic Dan Bebek

Ya sudah jelas dong, perbedaan paling kontras kedua jenis motor tersebut terletak pada bodi. Kebanyakan dari populasi matic memiliki dimensi lebih kecil dibanding motor bebek. Hal ini lantas berpengaruh terhadap bobot kendaraan, sehingga kaum hawa cenderung memilih kendaraan roda dua bertransmisi otomatis tersebut lantaran handling yang relatif lebih mudah.

Pada motor bebek berarti pengendara harus mengoper gigi secara manual, sementara matic cukup tuas gas untuk menjalankan kendaraan. Hal ini disebabkan pada perbedaan sistem penggerak roda bernama Continuously Variable Transmission (CVT).

Perbedaan transmisi tersebut lantas membuat kedua motor memiliki kecenderungan lebih unggul di medan tertentu. Jika kalian menggunakan kendaraan untuk kepentingan transportasi sehari-hari serta rentan terjebak macet, maka matic lebih cocok digunakan. Selain itu, perjalanan di atas 10 km terasa lebih nyaman ditempuh dengan kuda besi ini.

Sementara untuk yang manual, kalian dapat mencapai torsi maksimal ketika melewati medan kurang bersahabat menggunakan jenis motor ini berkat perpindahan transmisi. Posisi berkendara pun terasa lebih pas saat menaklukkan perjalanan.

 

Perbedaan Konsumsi BBM

indikator bahan bakar bensin

Dari segi bahan bakar, motor manual menjadi juara dari jenis-jenis lain. Sebagai contoh, Vario Techno 125 dapat menempuh jarak sepanjang 52,1 km dengan satu liter bensin, sementara Honda Supra X 125 PGM-FI mencapai 56,1 km.

 

Baca juga : Modifikasi Manis Dengan 5 Aksesoris PNP Yamaha Nmax

 

Matic memakan konsumsi BBM lebih banyak dibanding motor manual lantaran perputaran transmisi terjadi secara otomatis, sehingga kerja mesin seperti dipaksakan. Berbeda dengan motor manual, jika tarikan terasa kurang, pengendara dapat menurunkan atau mengoper gigi untuk memperbesar torsi.

 

Untung Rugi Motor Matic dan Bebek

Lantaran menggunakan transmisi otomatis yang memanjakan pengendara dengan sisi praktis, motor jenis skuter matic ini sangat cocok digunakan oleh pemula. Di sisi lain, volume bagasi dan dek bisa dimanfaatkan untuk menampung barang bawaan lebih banyak. Sayangnya, kelebihan tersebut memerlukan perawatan harian yang nggak boleh sembarangan dan cukup menguras kantong.

Pada motor bebek. Image ekonomis pun ditunjang oleh mudahnya menemukan onderdil dengan harga yang relatif murah. Jika mencari performa mesin bertenaga pada motor jenis ini, sejujurnya motor bebek lebih mudah dioprek. Bahkan dengan tipe transmisi manual miliknya, motor tipe ini lebih dapat diandalkan untuk melewati tanjakan.

 

Source : https://www.belipart.com/blog/perbedaan-motor-matic-dan-bebek/

Kalo Dipaksa Memilih, Beli Lampu Halogen Atau LED?

Keselamatan berkendara merupakan faktor yang sangat penting. Salah satu faktor yang menentukan keselamatan berkendara adalah penggunaan lampu yang tepat. Banyak jenis lampu yang bisa Sobat Bikers gunakan, dua di antaranya yaitu lampu halogen dan lampu LED. Manakah yang akan kalian pilih, halogen atau LED?

Lampu halogen dan LED memiliki fungsi dasar yang sama, yaitu memberikan cahaya untuk penerangan. Lampu halogen memiliki warna yang tidak terlalu menyilaukan mata, sedangkan bohlam model LED memiliki warna yang terang dan bisa menyilaukan mata.

 

Lampu Halogen

bohlam halogen dengan reflektor

Lampu halogen merupakan lampu yang serta merta ada pada kendaraan saat Sobat Bikers membeli kendaraan. Bohlam halogen bekerja dengan memanfaatkan gas (argon dan nitrogen) yang membakar filamen wolfram dengan unsur halogen seperti iodin dan atau bromin. Lampu ini dianggap memiliki kemampuan paling baik dalam menembus kabut.  Meskipun begitu, tetap saja konsumsi daya bohlam konvensional ini dikenal lebih boros daripada LED. Sobat Bikers harus hati-hati saat memilih besaran watt biar aki motor tidak mudah drop, baca detailnya disini.

Kelebihan :

  • Cahaya lebih merata dan fokus pada reflektor biasa
  • Harga lebih terjangkau
  • Pemasangan lebih praktis
  • Menembus kabut

Kekurangan :

  • Konsumsi daya boros
  • Menimbulkan panas
  • Mudah putus

 

Lampu LED

lampu led motor

LED atau light-emitting diode merupakan bohlam yang bisa digunakan sebagai pengganti atau lampu default pada sistem penerangan motor. Stereotype lampu jenis L.E.D adalah pada kehematannya, apa benar? Dan ya, LED memang terbukti enam sampai tujuh kali lebih efisien dalam konsumsi energi. Selain itu, juga mampu memangkas konsumsi daya hingga 80 persen lho. Tidak seperti lampu pijar dan neon,  bohlam LED akan menghasilkan terang sepenuhnya tanpa perlu waktu pemanasan (warm-up). 

Kelebihan :

  • Sinar lebih terang
  • Hemat konsumsi daya listrik
  • Tahan lama dan awet
  • Tidak menimbulkan panas berlebih

Kekurangan :

  • Harga lebih mahal dari lampu konvensional
  • Susah menembus kabut (warna LED putih)
  • Bohlam LED memerlukan driver/adaptor DC

 

Bohlam Depan Led M02D Ac/Dc 3 Sisi ONS/Scarlet

Spesifikasi Bohlam Depan LED M02D AC/DC 3 sisi: TYPE: Universal MERK: SCARLET BRIGHTNESS: 3000LM VOLTAGE: Ac/Dc 10-30V POWER: 35 Watt LIFESPAN: 30.000 Hours Terdapat kipas pendingin internal Mampu mengeluarkan panas di area head lamp dengan cepat sehingga sirkulasi udara terjaga.

 

Pilih Mana: Lampu Halogen atau LED?

Pantulan Cahaya Lebih Merata Pada Reflektor Konvensional

Dari penjelasan mengenai dua jenis lampu tersebut, bisa disimpulkan bahwa keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jika Sobat membutuhkan lampu yang hemat daya, awet, dan memiliki sinar yang lebih terang maka kalian bisa mengganti lampu berjenis L.E.D. Tapi jika kalian memiliki aktivitas berkendara melewati kabut pada larut malam atau dini hari, sebaiknya Sobat Bikers tetap menggunakan lampu halogen.

 

Source : https://www.belipart.com/

Perbedaan Aki Kering Dan Basah, Fungsi Tetap Sama

Keberadaan aki memang menjadi hal yang sangat penting urusannya dalam sebuah kendaraan bermotor. Berdasarkan jenisnya, komponen penyimpan listrik ini dibedakan menjadi 2, yakni kering dan basah. Namun kalian paham nggak sih perbedaan aki kering dan basah?

Di dalam standar Internasional,  setiap satu cell aki memiliki tegangan sebesar 2 volt. Pada satu buah sepeda motor umumnya menggunakan kapasitas 12 volt yang berarti memiliki 6 buah cell yang dipasang secara seri 12 volt = 6 x 2 volt. Dengan begitu aki bisa diartikan sebagai sel yang memiliki dua bagian yaitu elektrode Pb yang merupakan bagian anode, serta PbO2 sebagai bagian katode dengan elektrolit H2SO4.

reaksi kimia aki
Reaksi Kimia Di Balik Kotak Aki

Hebatnya lagi, aki juga termasuk ke dalam sel sekunder, dimana selain bisa menghasilkan arus listrik, aki juga bisa diisi kembali dengan arus listrik atau dalam istilah elektronik sama dengan di charge. Jadi kalo ada yang bilang aki kering nggak bisa di charge, menurut Gua itu kurang tepat. Dengan begitu pada siklus kelistrikan motor, selama mesin dalam keadaan hidup, aki pun sebenarnya otomatis ter-charge agar listrik yang didistribusikan tetap stabil.

 

Perbedaan Dasar Aki Kering dan Basah

Setelah mengetahui sedikit tentang penjelasan mengenai jenis accu diatas, mungkin kalian sudah mulai paham mengenai perbedaan aki kering dan aki basah, bukan? Untuk itu buat kalian yang penasaran, silahkan lihat tabel berikut ini.

Aki Kering Aki Basah
  • Didesain dengan menggunakan tampilan yang dominan gelap
  • Menggunakan media Gel sebagai pendingin sekaligus penghantar antar sel
  • Untuk masalah perawatan sedikit lebih simple bahkan bisa dibilang minim perawatan
  • Memiliki daya yang lebih awet pada kondisi suhu panas, karena memiliki penguapan yang sedikit
  • Masa pakai relatif singkat
  • Notabene harga aki kering relatif lebih mahal dari aki basah
  • Menggunakan desain transparan untuk melihat kondisi air accu
  • Menggunakan media cairan sebagai pendingin sekaligus penghantar antar sel
  • Memerlukan perawatan yang cukup ekstra
  • Penggunaan cairan, tentunya akan cepat menguap dalam kondisi panas
  • Dapat digunakan berkali-kali dan juga bisa di isi ulang
  • Cenderung lebih awet dari Aki kering dengan perawatan yang benar
  • Banderol harga aki basah cenderung lebih murah dan mudah di dapat

 

Dengan adanya tabel perbedaan jenis aki diatas tentunya kalian akan lebih mudah mengamatinya. Sedangkan nilai plus dan minus dari masing-masing jenis accu diatas, keduanya mempunyai nilai yang cukup seimbang. Fungsinya sama, hanya saja perawatan masing-masing berbeda, karena itulah fundamental kenapa terciptanya aki kering. Mengapa harus ada aki kering jika kualitasnya sama saja dengan tipe basah? Jawabannya itu tadi, “Perawatan aki kering lebih simple dibanding aki basah”. 

 

Source : https://www.belipart.com/

Terminator

Pertama kali yang terbayang setelah membaca tulisan di atas pasti sebuah film laga yang dibintangi Arnold Schwarzenegger. Apalagi belum lama ini keluar seri terbarunya yang berjudul Dark Fate.

Padahal sebenarnya saya bukan mau cerita tentang film. Melainkan tentang sebuah fenomena alam yang disebut sebagai garis terminator. Yaitu, sebuah garis yang berada tepat pada perubahan bagian siang dan bagian malam di permukaan bumi.

Seperti kita ketahui planet bumi itu bulat, maka ketika matahari terbit di satu bagian bumi, masih ada bagian lain yang tidak segera mendapat cahayanya tersebut. Akibatnya satu sisi bumi sudah memperlihatkan tanda-tanda siang hari, sedangkan sisi lain masih dalam tanda-tanda malam hari.

Nah, posisi yang bertepatan di tengah-tengah kedua sisi siang dan sisi malam tersebut akan menimbulkan seolah-olah sebuah garis yang sangat halus. Inilah yang disebut garis terminator.

وَجَعَلْنَا اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ آيَتَيْنِ ۖ فَمَحَوْنَا آيَةَ اللَّيْلِ وَجَعَلْنَا آيَةَ النَّهَارِ مُبْصِرَةً لِتَبْتَغُوا فَضْلًا مِنْ رَبِّكُمْ وَلِتَعْلَمُوا عَدَدَ السِّنِينَ وَالْحِسَابَ ۚ وَكُلَّ شَيْءٍ فَصَّلْنَاهُ تَفْصِيلًا

“Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda, lalu Kami hapuskan tanda malam dan Kami jadikan tanda siang itu terang, agar kamu mencari kurnia dari Tuhanmu, dan supaya kamu mengetahui bilangan tahun-tahun dan perhitungan. Dan segala sesuatu telah Kami terangkan dengan jelas.” (Al-Isra: 12)

Seperti kita ketahui, matahari adalah benda langit yang besar dan gagah. Suhu dalam intinya mencapai 12 juta derajat celcius. Volumenya lebih dari 1 triliun kilometer kubik. Yang artinya bisa menampung 1,3 juta planet bumi di dalamnya!

Tapi dengan kegagahan yang demikian hebat seperti itu, tetap saja matahari tak mampu menerangi seluruh bumi secara bersamaan. Ia tetap harus bergantian dengan bulan yang bahkan tidak punya cahayanya sendiri.

Begitulah pelajaran dari tata surya ciptaan Allah, agar kita tetap rendah hati. Jangan merasa lebih baik dari orang lain.

Memandang bahwa kita lebih baik itu adalah sifat Iblis, sebaliknya memandang orang lain yang lebih baik itu adalah sifat para Nabi dan Rasul. Perhatikan perbedaan yang sangat jelas dari kedua ayat ini,

وأَخِي هَارونُ هُوَ أفصَحُ مِنِّي لِسَانًا

(Musa berkata), “Dan saudaraku Harun dia lebih fasih lisannya dariku.” (Al-Qashas: 34)

قَالَ أنَا خَيرٌ مِنهُ

(Iblis) berkata, “Aku lebih baik darinya.” (Al-A’raf: 12)

Lihatlah bagaimana Nabi Musa yang senantiasa merasa orang lain lebih baik darinya. Sedangkan Iblis justru merasa dialah yang paling baik dari siapapun.

Oleh karena itu, mari hiasi diri kita ini dengan sifat rendah hati. Matahari yang hebat saja tetap harus mengalah dengan bulan. Apalagi kita yang serba terbatas ini.

Akhir Bandara Kemayoran

Bandara Kemayoran ditutup setelah 45 tahun beroperasi. Pernah masuk dalam cerita komik Tintin.

PADA 31 Maret 1985, Bandara Kemayoran berhenti beroperasi. Bandara ini dianggap sudah tak layak lagi beroperasi karena letaknya di tengah kota dan kebutuhan pembangunan wilayah Jakarta Utara.

Bandara Kemayoran pernah ramai diberitakan karena disebut dalam cerita komik The Adventure of Tintin. Dalam seri Flight 714 to Sydney, diceritakan dalam perjalanannya dari London menuju Sydney untuk mengikuti kongres Astronotika Internasional, Tintin bersama Kapten Haddock, Profesor Calculus, dan anjingnya Snowy, transit di Bandara Kemayoran. Mereka beralih dari maskapai Qantas Boeing 707 penerbangan 714 ke pesawat pribadi milik milyuner Lazslo Carriedas. Mereka mengalami petualangan di Pulau Bompa, wilayah Sondonesia.

Bandara Kemayoran dibangun pemerintah Hindia Belanda pada 1934. Pembangunan itu bersama asrama tentara Belanda berpangkat mayor di Jalan Garuda. “Orang-orang pribumi lalu menyebut kawasan ini sebagai Kemayoran,” tulis Windoro Adi dalam Batavia, 1740: Menyisir Jejak Betawi.

Namun, Windoro Adi juga menyebut bahwa nama Kemayoran berasal dari nama Mayor Isaac de l’Ostale de Saint Martin. Pria kelahiran Oleron, Bearn, Prancis pada 1629 itu, terlibat perang di Jawa Tengah dan Jawa Timur saat VOC membantu Kerajaan Mataram menghadapi Trunojoyo. Pada Maret 1682, Isaac dan Kapten Tack membantu Sultan Haji menghadapi ayahnya, Sultan Ageng Tirtayasa.

Bandara itu diresmikan sebagai lapangan terbang internasional pada 8 Juli 1940. Pengelolanya Koninklijke Nederlands Indische Luchtvaart Maatschappij (KNILM). Dua hari sebelum peresmian, pesawat DC-3 menjadi pesawat pertama yang mendarat di Bandara Kemayoran. Pesawat milik KNILM itu lepas landas dari Bandara Cililitan (sekarang Bandara Halim Perdanakusuma) untuk tes operasional Bandara Kemayoran.

Untuk memperingati ulang tahun Ratu Belanda, Wilhelmina, pada 31 Agustus 1940, diadakan pameran udara (airshow) pertama di Hindia Belanda. Dua tahun kemudian, Jepang menyerang Hindia Belanda. Kemayoran menjadi sasaran serangan pesawat-pesawat Jepang. Beberapa pesawat KNILM diungsikan ke Australia. Saat pendudukan Jepang (1942-1945), pesawat-pesawatnya parkir di Kemayoran. Setelah Jepang menyerah, pesawat-pesawat Sekutu dan Belanda kembali mendarat di Kamayoran.

Menurut Ensiklopedi Jakarta, pada masa perjuangan kemerdekaan, berdirilah Garuda Indonesian Airways, perusahaan penerbangan milik bangsa Indonesia. Dengan adanya Garuda, berbagai pesawat modern pada masa itu hadir di Kemayoran.

Pada periode 1962-1964, tulis Singgih Handoyo dalam Aviapedia: Ensiklopedia Umum Penerbangan, Volume 1pengelolaan bandara dari Djawatan Penerbangan Sipil Indonesia diserahkan kepada BUMN bernama PN Angkasa Pura Kemayoran. Tipe pesawat semakin semarak dengan kehadiran maskapai penerbangan dari dalam dan luar negeri. Pada masa jayanya, TNI AU juga memanfaatkan Kemayoran sebelum Lanud Iswahyudi diperkokoh dan diperpanjang. Pada 1970-an merupakan era pesawat komersial berbadan besar dan berteknologi canggih.

“Sebagai bandara internasional, kesibukan Kemayoran mencapai puncaknya paa 1980-an mencapai lebih dari 100.000 penerbangan per tahun dengan kapasitas penumpang mencapai empat juta orang,” tulis Singgih.

Untuk membagi beban, pemerintah membuka Bandara Halim Perdanakusuma pada 10 Januari 1974 sebagai bandara internasional kedua. Beberapa penerbangan pindah tetapi penerbangan domestik masih beroperasi di Kemayoran.

Menurut Ensiklopedi Jakarta, beberapa pesawat pernah nahas di Kemayoran, seperti pesawat Beechcraft mengalami musibah saat mendarat; Convair 340 mendarat tanpa roda; DC-9 patah badan di landasan; dan DC-3 terbakar; dan yang paling dahsyat kecelakaan Fokker F-27 yang menyebabkan seluruh awaknya meninggal.

Kegiatan Bandara Kemayoran semakin menurun ketika Bandara Soekarno-Hatta selesai dibangun dan diresmikan pada 1 April 1985. Setelah ditutup, di Kemayoran masih sempat digelar International Air Show pada 1986.

sumber : https://historia.id/politik/articles/akhir-bandara-kemayoran-Dr9am

Napak Tilas Sejarah Bandara Kemayoran

Kemayoran saat ini lebih dikenal sebagai nama kecamatan di Jakarta Pusat atau identik dengan Pekan Raya Jakarta (PRJ) yang selalu digelar setiap tahunnya. dulu daerah Kemayoran terkenal dengan bandara internasionalnya.

Sebelum ada Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma, Bandara Kemayoran menjadi pusat penerbangan di Indonesia. Bahkan menjadi bandara internasional pertama di tanah air.

Selama tahun 1960-1970 nama Bandara Kemayoran cukup terkenal. Jauh sebelum dibangunnya Bandara Soekarno-Hatta. Bandara yang berkode KMO itu lebih dulu terkenal ketimbang bandara Changi kebanggaan Singapura.

Uniknya Bandara Kemayoran sempat menjadi bagian dari serial komik Tintin. Tintin merupakan karya komikus asal Belgia yang bernama Georges Remi. Di dalam komik Tintin yang berjudul “Flight 714” terbitan tahun 1968, menceritakan Tintin dan kawan-kawannya yang mendarat di Bandara Kemayoran saat akan pergi menuju Sydney, Australia.

Sejarah Bandara Kemayoran

Bandara Kemayoran mulai dibangun pada tahun 1934. Setelah enam tahun bandara ini resmi dibuka, tepatnya pada tanggal 8 juli 1940. Namun, tanggal 6 Juli bandara ini sebenarnya sudah mulai beropersi. Pesawat DC-3 milik Hindia Belanda menjadi pesawat udara pertama yang mendarat di Bandara Kemayoran. Pesawat tersebut terbang dari lapangan udara Tjililitan, sekarang bernama Halim Perdanakusuma .

Bandara Kemayoran juga pernah menjadi tempat pameran kedirgantaraan pertama di Indonesia. Pameran tersebut dimulai tepat pada hari ulang tahun Ratu Belanda Wilhelmina pada 31 agustus 1940.

Pada masa orde baru, Bandara Kemayoran menjadi sangat ramai. Pada tahun 1980, frekuensi penerbangan bisa mencapai 100 ribu pesawat setiap tahunnya. Itupun juga sudah dibagi dengan Bandara Halim Perdanakusuma. Setelah itu pada tanggal 1 april 1985, Bandara Halim sudah menjadi bandara internasional kedua di Indonesia.

Karena untuk memenuhi kuota penerbangan yang tinggi, pemerintah Indonesia mempersiapkan bandara yang baru di daerah Cengkareng. Setelah siap untuk digunakan, bandara di Cengkareng resmi menjadi bandara utama di Indonesia. Bandara Cengkareng dibuka pada 1 april 1985 dan menjadi pusat penerbangan di kota Jakarta. Bandara tersebut dinamai Soekarno-Hatta. Setahun sebelum Bandara Soekarno-Hatta mulai di buka, Bandara Kemayoran sudah resmi di tutup dan tidak lagi beroperasi melayani penerbangan.

Alasan dari penutupan Bandara Kemayoran dikarenakan terlalu dekat dengan basis militer Indonesia. Yang berpengaruh pada menyempitnya penerbangan sipil, sehingga dapat mengancam lalu lintas Internasional. Setelah tak dipakai, area bekas Bandara Kemayoran dikelola oleh Badan Pengelola Kompleks Kemayoran (BPKK). Pada tahun 1992, bekerja sama dengan pihak swasta, pemerintah membangun rumah susun di Jalan Dakota yang dulunya sebagai tempat parkir pesawat. Pembangunan tersebut merupakan cikal bakal Kota Baru Bandar Kemayoran.

Bandara Kemayoran Zaman Sekarang

Bandara Kemayoran mempunyai dua landasan pacu yang saling bersilangan. Pertama, landasan pacu utara-selatan (17-35) dengan ukuran 2475 x 45 meter. Yang kedua, landasan pacu barat-timur (08-26) dengan ukuran 1850 x 30 meter. Sekarang kedua landasan tersebut menjadi Jalan Benyamin Syueb dan Jalan HBR Motik.

Pra sarana bandara kemayoran yang kini sudah sulit untuk dilihat adalah tempat parkir dan hangar pesawat. Selain kedua landasan pacu yang sudah beralih fungsi tersebut, menara Air Trafic Control (ATC) dan ruang tunggu penumpang juga masih ada. Hanya saja, kedua bangunan tersebut kondisinya agak kurang terawat.

Menurut beberapa sumber, dulunya menara ATC bekas Bandara Kemayoran merupakan menara ATC pertama di Asia. Bangunan itu sudah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh pemerintah Indonesia. Sedangkan di gedung Terminal A bandara, terdapat tiga relief bertemakan manusia, Sangkuriang, serta flora dan fauna .

Sisa-sisa Bandara Kemayoran memang pantas diabadikan menjadi museum. Di sanalah sejarah penerbangan di Indonesia bisa terlihat. Menjadikan sisa bangunan bandara menjadi museum menjadi pilihan yang ideal.

sumber : https://ublik.id/sejarah-bandara-internasional-kemayoran/

Sejarah Kemayoran

Pada mulanya penduduk Kampung Kemayoran adalah orang Betawi. Kedatangan Belanda ke Jakarta sebagai bangsa penjajah banyak membutuhkan tenaga dari luar untuk diladikan pekerja dalam pembuatan jalan, parit-parit maupun untuk menjadikan milisi (wajib militer) dalam menghadapi Sultan Hasanudin dari Banten dan Sultan Agung dari Mataram.

Selain itu untuk menghadapi musuh-musuhnya pemerintah Belanda mendatangkan orang-orang dari Cina, India, Sumatera dan Indonesia bagian timur. Dengan adanya bangsa-bangsa tersebut terjadilah asimilasi perkawinan diantara mereka.

Kemudian datang orang Indo (campuran Belanda dan Indonesia) untuk tinggal di komplek tentara di jalan Garuda. Setelah perang dunia ke dua banyak bekas tentara Belanda (pensiunan) datang ke Kemayoran untuk tinggal di sana.

Setelah Indonesia merdeka, daerah Kemayoran banyak didatangi orang-orang perantauan dari Jawa Tengah (Yogya, Kebumen, Tegal, Purwokerto, Banyumas), Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, NTT dan NTB. Demikian pula bangsa-bangsa lain seperti Cina, Arab banyak berdatangan di tempat tersebut.

Pada masa pemerintahan Belanda Kemayoran merupakan sebuah Wekmeester yang dipimpin oleh seorang Bek. Baru setelah Indonesia merdeka, Kemayoran menjadi bagian dari wilayah Kecamatan Sawah Besar, Kawedanan Penjaringan, Walikota Jakarta Raya.

Tetapi pada tahun 1963 – 1968 Kemayoran dimasukan kedalam wilayah Kecamatan Senen, Walikota Jakarta Raya. Setelah tahun 1968 Kemayoran dijadikan wilayah Kecamatan dengan meliputi lima kelurahan yaitu Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, Kebon Kosong, Serdang dan Harapan Mulia.Pada masa pemerintahan Belanda daerah Kemayoran tidak lepas dari kekuasaan mereka.

Di bawah pemerintahan gubernur Jendral Daendels, usaha yang dilaksanakan ialah pembangunan jalan darat yaitu dari Anyer sampai Panarukan. Kebutuhan dana pembangunan jalan tersebut Daendeels dengan cara meniual tanah yang dikuasai kepada orang-orang kaya. Hal semacam itu terjadi pula pada tanah di Kemayoran. Umumnya pembelinya dari kalangan orang-orang kaya atau luan tanah dari golongan Cina, Arab dan Belanda, diantaranya ialah Rusendal, H. Husein Madani (lndo-Belanda), Abdullah dan De Groof.

Kekuasaan tuan tanah itu sama dengan tindakan yang dilakukan oleh pemerintah Belanda. Mereka berhak mengatur kembali tanah yang sebelumnya mereka adalah budak belian. Setelah perbudakan dihapus, mereka menjadi petani milik tuan tanah dan umumnya tuan tanah akan menentukan besarnya pajak yang harus mereka bayar.Adapun pajak yang ditarik pada waktu itu ada dua macam yaitu pajak tempat tinggal dan pajak penggarap sawah hasil bumi.

Untuk pajak tempat tinggal ditarik tiap bulan sebesar satu picis. Sedangkan untuk penghasil dibagitiga dengan perincian petani penggarap 25%, tuan tanah 45% dan mandor 30%. Disamping penggarap mengeluarkan 25%, mereka masih diharuskan memberikan sebagian hasilnya pada mandor. Apabila tanah itu ditanami kacang tanah, buah-buahan dan sebagainya, mereka diwajibkan membayar pajak tanah pada tuan tanah yang besarnya kurang lebih 4% dari hasil panen tersebut. Adanya pendatang dengan mempunyai latar belakang kebudayaan dan pendidikan yang berbeda membawa pengaruh positif terhadap kehidupan penduduk Kemayoran.

Dahulu mereka memang memandang para pendatang secara negatif, karena mereka menganggap bahwa para pendatang itu berasal dari kalangan orang-orang susah. Kesan semacam itu kemudian berubah setelah mereka mulai mengadakan komunikasi. Dengan adanya komunikasi terus-menerus mendorong penduduk Kemayoran mau bekerja keras untuk meningkatkan kesejahteraan keluarganya, karena banyak diantaranya dalam mereka bekerja tidak lagi hanya mengandalkan dari satu jenis pekerjaan seperti dahulu.

Karena Kemayoran sekarang daerahnya sudah berubah menjadi tempat pemukiman, banyak diantara mereka yang mengalihkan mata pencahariannya yakni dari petani ke usaha-usaha lain seperti pedagang, buruh pabrik, bengkel dan lain-lain.

Dengan dibangunnya Lapangan Terbang Kemayoran sekitar tahun 1935, penduduk membuka usaha sebagai pedagang keliling, nasi, perbengkelan, berjual alat-alat rumah tangga dan lain-lain.

Sudah menjadi tradisi bagi tuan-tuan tanah di daerah kemayoran, pada tiap-tiap tahun baru Cina, mereka mengadakan suatu pesta perayaan dengan acara pertunjukan sebagai hiburan bagi rakyat. Acara pertunjukan tersebut memperkenalkan kesenian rakyat yang sangat digemari pada saat itu misalnya kesenian Keroncong, Wayang Kulit, Gambang Kromong, Der Muruk dan lain-lain.

Referensi :
– Perpustakaan Nasional
– Kampung Tua di Jakarta, Dinas Museum dan Sejarah, 1993
– Diskominfomas, Bang Jay Salim di Gue Anak Kemayoran

– https://anakbetawiblog.wordpress.com/2016/08/14/sejarah-kemayoran/

Catatan Sejarah yang Tercecer dari Kampung Tua Kemayoran

Setiap orang sebagai bagian dari anggota masyarakat tentu akan menetap di suatu wilayah. Ia bisa menetap di Jakarta maupun wilayah Indonesia lainnya. Namun seringkali kita bertanya soal asal usul nama wilayah di mana kita diam dan menetap itu. Padahal dipastikan munculnya suatu nama wilayah memiliki sejarah dan catatannya sendiri. Seperti halnya di Jakarta ini, termasuk Kemayoran. Barangkali nama Kemayoran sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Jakarta khususnya dan di Indonesia umumnya. Masyarakat tanah air tentu mengenal nama tersebut karena sempat menjadi pintu gerbang masuk dan keluarnya semua kalangan untuk melakukan perjalanan domestik maupun mancanegara. Apalagi bagi kalangan pemimpin dunia ketika itu, Kemayoran seolah akrab di telinga mereka sejak Konferensi Asia Afrika (KAA) I tahun 1955 di Bandung dulu. Di bagian wilayah ini sejak sebelum kemerdekaan, sekitar tahun 1935 (1940) hingga 1985 terdapat Bandar udara tersibuk di Indonesia. Tak heran, pemimpin dunia manapun pasti tahu nama ini. Kemayoran bisa dikenal salah satunya dari keberadaan lapangan udara itu sebelum akhirnya dipindahkan ke Cengkareng (Bandar Udara Soekarno-Hatta). Namun demikian Kemayoran juga menyimpan catatan sejarahnya sendiri. Kemayoran tempo dulu merupakan satu kampung besar demikian luas dan kabarnya sebagian dari tanahnya itu dikuasai oleh Isaac de Saint Martin, seorang serdadu berkebangsaan Perancis, yang lahir pada 1629. Pendek kata, oleh alasan tertentu Isaac yang berpangkat Mayor tatkala peperangan di Jawa Tengah dan Jawa Timur masa VOC dulu hengkang, dan akhirnya menetap di wilayah ini. Dari beberapa literature, ada yang menyebut munculnya nama Kemayoran oleh sebab pangkat Mayor yang disandang Isaac kerap digunakan masyarakat Batavia (Betawi) untuk memanggil namanya, Tuan Mayor. Tetapi, dalam dokumen Plakaatboek (Van der Chijs XIV; 536), serta suatu iklan pada Java Government Gazette tertanggal 24 Februari 1816, wilayah ini biasa disebut Mayoran. Bahkan ada cerita munculnya nama Kemayoran juga berasal dari nama pangkat seperti tersebut di atas. Akan tetapi pangkat Mayor ini hanya diberikan kepada orang Tionghoa atau Belanda dari pemerintah Belanda sebagai pangkat kehormatan untuk mengepalai kelompok atau golongannya, sekaligus bertugas menarik pajak pribumi. Dalam konteks interaksi inilah kemudian masyarakat pribumi betawi acapkali menyebut nama Mayor untuk petugas penarik pajak itu. Karenanya asal usul nama ini boleh jadi masih menimbulkan tafsir bagi kalangan pemerhati sejarah. Kendati nama tersebut tidak disebutkan secara pasti kapan sesungguhnya nama Kemayoran itu muncul. Apalagi bersamaan dengan datangnya Inggris, lewat Thomas Stamford Raffles, di beberapa kota di Batavia dibentuk suatu tatanan pemerintahan hirarkis. Kampung tua Kemayoran pun tak luput dengan model pemerintahan ala Raffles ini. Ketika itu Gubernur Jenderal asal Inggris ini memberikan hirarki kepemimpinan dalam tatanan masyarakat di wilayah ini atau yang disebut dengan Wijkmeester (Lurah). Wijk atau Lurah dalam perkembangannya kemudian diplesetkan menjadi Bek pada masyarakat Betawi. Bek bisa diartikan pula oleh masyarakat betawi sebagai orang yang berkuasa dan dihormati di suatu wilayah. Lepas dari asal usul nama itu, kampung Kemayoran yang masa tempo dulu dihuni penduduk asli betawi, kini telah dihuni oleh berbagai etnis. Konon keragaman etnis ini muncul pertama kali, tatkala terjadi peperangan VOC dalam menghadapi Sultan Hasanudin dari Banten dan Sultan Agung, Mataram sekitar tahun 1628-an. Dalam peperangan itu, VOC mendatangkan orang-orang dari Cina, India, Sumatera dan Indonesia Timur. Selain juga kedatangan mereka adalah untuk dijadikan pekerja dalam pembuatan jalan, parit maupun milisi militernya. Dari situlah kemudian muncul asimilasi perkawinan yang menumbuhkembangkan etnisitas, baik antar masyarakat pendatang maupun dengan masyarakat betawi Kemayoran. Selanjutnya, pertumbuhan etnis itu juga kian berkembang di masa penjajahan Belanda ketika orang-orang Indo (campuran Belanda dan Indonesia) menetap di tangsi tentara di sekitar jalan Garuda. Kehadiran mereka juga menambah etnisitas yang mendiami kawasan Kemayoran ini. Malah usai perang dunia kedua pun (perang kemerdekaan) banyak eks tentara Belanda yang pensiun menetap di sini. Bukan hanya itu setelah Indonesia merdeka, kawasan Kemayoran kemudian didatangi masyarakat perantau yang berasal dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, NTT dan NTB., serta daerah lainnya. Bahkan bangsa lain, semacam Cina dan Arab juga tak mau ketinggalan untuk tinggal di wilayah ini. Dari perspektif sejarah itu, yang di mulai dari masa Batavia hingga Jayakarta kemudian, serta membaurnya etnis yang ada menjadikan dinamika sosial, ekonomi dan kebudayaan kampung tua Kemayoran cepat tersiar. Tersebutlah misalnya di masa Daendels berkuasa, tuan tanah kaya raya ada di Kemayoran, seperti misalnya Rusendal, H Husein Madani, Abdullah dan De Groof. Mereka adalah orang kaya yang membeli tanah penguaasa Belanda di wilayah ini untuk membiayai pembangunan jalan darat Anyer-Panarukan. Mereka tuan tanah itu kebanyakan berasal dari golongan Arab, Cina, maupun Belanda sendiri. Bahkan di sekitar masa itu pula, muncul tokoh-tokoh Jago Kemayoran, seperti misalnya Murtado dan Djiong (Macan Kemayoran?). Di luar itu dalam perkembangannya muncul juga kesenian yang cukup dikenal luas ketika itu, yakni Keroncong Kemayoran, selain juga Gambang Kromong, Wayang Kulit dan Der Muruk. Malah kesenian semacam ini merupakan favorit masyarakat betawi Kemayoran yang amat digemari. Seiring waktu berjalan, kampung tua Kemayoran yang semula di pimpin oleh seorang lurah (wijkmeester), lalu di masa sesudah kemerdekaan menjadi bagian dari wilayah Kecamatan Sawah Besar, Kawedanaan Penjaringan, Walikota Jakarta Raya. Malah pada tahun 1963-1968 Kemayoran dimasukan ke dalam wilayah Kecamatan Senen, Walikota Jakarta Raya. Selanjutnya di tahun 1968 itu juga Kemayoran dijadikan wilayah Kecamatan yang meliputi lima keluarahan, yakni Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, Kebon Kosong, Serdang dan Harapan Mulia. Namun kini di tahun 2012 ini Kemayoran tumbuh dengan pesat. Kecamatan Kemayoran terdiri dari 8 kelurahan, 77 RW dan 1031 RT, sedangkan Kelurahan yang tercatat di Kemayoran ini yakni Harapan Mulya, Cempaka Baru, Sumur Batu, Serdang, Utan Panjang, Kebon Kosong, Kemayoran, dan Gunung Sahari Selatan. Sebagaimana diketahui Kelurahan terluas di wilayah ini ada di kelurahan Gunung Sahari Selatan, dengan luas wilayah mencapai 1,53 Km2 atau 21,11% dari luas wilayah Kecamatan Kemayoran (7,25 km2). Sementara jumlah penduduk menurut data Kecamatan Kemayoran tahun 2010 lalu, sekitar 187.491 orang.Sayangnya sisa kampung tua Kemayoran yang disebut dalam berbagai literature itu, baik typikal rumah tinggal maupun kesenian yang pernah jaya dulu, sulit dijumpai sekarang ini. Padahal di kampung ini sempat muncul tokoh seni, semisal Benyamin Sueb dan lainnya. Kecuali itu, kampung tua Kemayoran sekarang telah tumbuh demikian pesat dengan beragam persoalannya, mulai kepadatan penduduk, pemukiman yang rapat, pedagang kaki lima di titik jalan tertentu hingga aliran kali sentiong yang kerap dipenuhi sampah setiap harinya. Namun begitu toh Kemayoram masih tetap dikenal masyarakat domestik dan mancanegara karena Pekan Raya Jakarta (PRJ) diselenggarakan di areal bekas bandara Kemayoran seluas 44 hektar sejak 1992 lalu.

sumber: https://www.kompasiana.com/www.kompasianan.blogspot.com/551a274aa33311aa1fb65936/catatan-sejarah-yang-tercecer-dari-kampung-tua-kemayoran