Skip to content Skip to left sidebar Skip to footer

Berita

Jangan lupa 9.9 day sale!!

Jangan lupa 9.9 day sale, mulai jam 00:00 segala bentuk voucher, diskon , dan serta gratis ongkir, bisa kalian gunakan di jam-jam tersebut
link pemesanan ada dibawah
Shopee :https://shp.ee/9xksvb5
Tokopedia:
*HAPPY SHOPING*
#cat #catsofinstagram #cats #catstagram #instacat #catlover #catoftheday #catlovers #cats_of_instagram #catsagram #cutecat #catlove #ilovecats #catsofig #cutecats #catofinstagram #catsofworld #cats_of_world #catloversclub #catslover #catsofinsta #catsoninstagram #catslife #cateyes #blackcats #catgram #fluffycat #catsgram #catsoftheday #catsoftheworld

Belajar makin seru dengan Englis First Indonesia!

Jakarta – Belajar makin seru dengan Englis First Indonesia!

Dapatkan penawaran menarik dan promo seru lainnya hanya di SEPTEMBER EXTRA! Hanya bayar 77% kamu sudah bisa merasakan keseruan menjadi students di English First loh!

Kapan lagi ada promo sebesar ini kalau bukan di SEPTEMBER EXTRA! Yukk segera daftarkan dirimu sekarang juga dan dapatkan pengalam seru belajar bahasa inggris hanya di EF!

Education

Belajar bahasa inggris tetap seru dan aman di rumah dengan EF Premium #OnlineClass. Dapatkan juga diskon s.d Rp3,4jt! Yuk coba kelas Online EF👇linktr.ee/efrawamangun

#EnglishFirst
#Promo
#Discount
#September
#SeptemberExtra
#KursusBahasaInggris

Join Our Team !

Jakarta – Join Our Team !
Please read all information carefully. Be a smart job seeker.
Only selected applicants will get an invitation via Phone & Email from our official email hr@ristoan.id
For Question please DM to @ristoantrilaras
Thankyou

DENNIS : Coming Soon di Kota Kamu!

[Coming Soon di Kota Kamu]

Next Dennis mau buka dimana ya? Siapa yang bisa nebak coba, cluenya ada di atas yaa 😉 Yuk yang bisa nebak boleh jawab di kolom komentar yaa 🥰

#denniscatering #dapurcatering #cateringservice #cateringjakarta #cateringjakartaselatan #cateringevent #nasiboxmurah #cateringkantoran #cateringjakartatimur #nasikuningbento #nasikotakjakarta #eventplanner #nasiboxmurah #kateringjakarta #nasigoreng #nasiboxenak #nasiboxjakarta #nasiboxbandung #nasiboxjakartatimur #eventjakarta #kulinerjakarta #cateringcompany #cateringkantor #coronavirus #denniscateringuntukIndonesia #makanmurah #cateringtermurah #diskoncatering #diskonmakan #oprec

Ada yang kangen makan pizza?

Jakarta – Ada yang kangen makan pizza? Hotmeals datang lagi di @jakartainternationalvelodrome yang jauh mendekat yang dekat merapat..😋
Bawa gebetan dan temen tongkrongan ya biar aseeekk 🤗 Tetap jaga prokes gaess 😙
•Ulas kami di Google Maps gaes 😙

🚐 Foodtruck
(Selasa-Minggu) Pagi & Sore
Stadion International Velodrome
Jl. Balap Sepeda No.35 Pulo Gadung Jaktim
🏬 Home Kitchen
(Senin-Minggu) 11.00-20.00 WIB
Jl. Gading Raya II No.21, RT.3/RW.13, Pisangan Timur, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur

FREE DELIVERY Max 2km
*S&K berlaku

Pemesanan via Whats App
Link WA ada di bio, klik langsung

#hotmeals2 #burger #promo #pizza #inforawamangun #velodrome #jakartatimur #jakarta #food #hotdog #kentang #burger #meals #foodtruck #mealslover #paketburger #paketmurah #paketpromo #makanbesar #makanmakan #bogor #jakarta #gowes #harisepedasedunia #sepeda #bike #jnr #frozenfood
#pizzafrozen

ChicLin : New Traveloka Eats Diskon Eats Delivery 50%!!

Jakarta – Pesan chiclin rawamangun di Traveloka eats banyak bonusnya, diskon 50%,pesan sekarang juga jangan sampai kehabisan
Buka setiap hari jam 10.00-19.30 wib di toserba berkah jalan gurame
#makan #makanan #makanankekinian #makananindonesia #jajan #jajanankekinian #jajananhits #kuliner #promo #shilin #shilintaiwanstreetsnacks #chiclin #travelokaeats

Buka-bukaan Realme C21 dan C25, Duo Ponsel Bujet Terbatas

Ponsel Realme.

Ponsel Realme.

Jakarta – Raksasa teknologi China, Realme, segera memperkenalkan dua ponselnya ke Indonesia. Keduanya yaitu Realme C21 dan Realme C25. Untuk Realme C21 telah dirilis di Malaysia, sementara Realme C25 akan diluncurkan perdana pada Selasa, 23 Maret 2021.

Realme C21 ditempatkan sebagai smartphone kelas low-end, atau biasa disebut menyasar segmentasi pasar yang memiliki bujet sangat terbatas. Kemungkinan Realme C25 juga berasal dari kelas yang sama. Tapi, apa yang membedakan kedua? Berikut ulasan VIVA Tekno seperti dikutip dari situs GSM Arena, Senin, 22 Maret 2021:

Keduanya memiliki display IPS LCD 6,5 inchi resolusi 720 x 1600 piksel. Material belakang dan bingkainya terbuat dari plastik, sedangkan sisi depan adalah kaca untuk Realme C21. Rumornya, Realme C25 menggunakan prosesor Mediatek Helio G70, sementara Realme C21 dipastikan mengandalkan MediaTek Helio G35.

Namun begitu, kedua ponsel low-end ini mengemas OS Android 10 dan Realme UI. Untuk kapasitas penyimpanan, Realme C21 memiliki RAM 4GB dan ROM 64GB. Untuk Realme C25, akan memiliki varian RAM 3GB/32GB dan RAM 4GB/64GB.

Susunan kamera Realme C21 terdiri dari lensa utama 13 MP bukaan f/2.2, lensa makro 2 MP f/2.4, serta lensa depth 2 MP f/ 2.4. Pada bagian depan mengantongi lensa 5 MP bukaan f/2.2. Kabarnya, Realme C25 memiliki kamera utama 48 MP, lensa makro 2MP bukaan f/2.4, lensa depth 2MP f/ 2.4, serta kamera selfie 8 MP.

Sensor sidik jari juga diletakkan pada sisi belakang ponsel. Realme C21 memiliki kapasitas baterai 5.000mAh dengan reverse charging 10W. Sementara Realme C25 rumornya memiliki kapasitas baterai lebih besar, yakni 6.000mAh.

Realme C21 dibalut dengan pilihan warna Cross Black dan Cross Blue, tapi untuk Realme C25 kemungkinan akan memiliki varian warna yang sama. Asal tahu saja, Realme C21 dibanderol dengan harga Rp1,7 juta di Malaysia.
Link : https://www.viva.co.id/digital/piranti/1357788-buka-bukaan-realme-c21-dan-c25-duo-ponsel-bujet-terbatas?page=3&utm_medium=page-3

Instagram, Aplikasi yang Paling Banyak Umbar Data Pribadi

Instagram dan Facebook dinobatkan sebagai aplikasi yang paling banyak umbar data pribadi pengguna ke pihak ketiga.

Ilustrasi. Instagram dan Facebook dinobatkan sebagai aplikasi yang paling banyak umbar data pribadi pengguna ke pihak ketiga. (AFP)

Jakarta, Instagram dan Facebook disebut sebagai aplikasi yang paling banyak membagikan data pribadi pengguna dengan perusahaan lain.

Data yang dikumpulkan oleh keduanya berkisar pada tanggal lahir pengguna hingga kebiasaan pengguna mulai membuka aplikasi.

“Raksasa media sosial seperti Instagram dan Facebook bertujuan untuk mengoleksi data pengguna sebanyak mungkin, ketimbang mengutamakan menjaga privasi mereka,” jelas Ivan Dimitrov, manajer pemasaran digital di pCloud.

Sebanyak 79 persen data pengguna Instagram
dibagi ke perusahaan lain. Perusahaan induk Instagram, Facebook, berada di posisi kedua dengan memberikan 57 persen data pengguna. Sementara LinkedIn dan Uber Eats sama-sama menjual 50 persen data pengguna mereka.

Hal ini berdasarkan studi yang dilakukan penyedia layanan penyimpanan awan (cloud storage), pCloud. Penyimpanan awan adalah layanan yang serupa Apple iCloud dan Google Drive.

Perusahan ini melakukan analisis aplikasi apa saja yang kerap membagikan data pribadi penguna. Studi ini dibuat berdasarkan label privasi Apple yang baru diterapkan di App Store. Mereka melakukan studi ini berdasarkan tiga kategori, yaitu pelacakan, iklan pihak ketiga, dan berdasarkan iklan pengembang atau pemasaran.

Untuk apa kumpulkan data pribadi?

Secara keseluruhan, 52 persen dari aplikasi yang ada saat ini memang membagikan data pengguna dengan pihak ketiga. Aplikasi-aplikasi yang dianalisis pCloud merupakan aplikasi yang kerap digunakan pengguna sehari-hari.

Pihak ketiga yang dimaksud bisa jadi terkait perusahaan lain yang terhubung dengan perusahaan yang menjalankan aplikasi tertentu. Pihak ketiga ini juga bisa jadi mereka yang membayar sejumlah uang untuk mengakses data pengguna.

Studi pCloud juga menyebut 80 persen aplikasi menggunakan data pengguna ini untuk pemasaran. Misal digunakan untuk menayangkan iklan layanan mereka sendiri di platform lain, serta iklan di dalam aplikasi untuk meraup keuntungan, seperti dilansir Tech Radar.

Facebook dan Instagram menduduki puncak daftar aplikasi yang mengumpulkan data pengguna untuk keuntungan mereka sendiri dan kedua layanan tersebut menggunakan 86 persen data pengguna mereka untuk menjual produk mereka sendiri dan menayangkan iklan yang relevan atas nama orang lain.

“Meskipun terkadang aplikasi perlu menyampaikan informasi tertentu kepada pihak ketiga untuk membantu mereka menyediakan layanan, (tapi) sejumlah besar aplikasi sebenarnya melakukannya untuk keuntungan mereka sendiri, bukan penggunanya,” kata Dimitrov seperti dikutip Forbes.

“Mengambil keuntungan dengan berbagi informasi pribadi menjadi lebih berkembang biak dalam praktik online modern.”

Aplikasi yang paling baik jaga data pengguna

Sementara itu, sejumlah aplikasi lain dianggap memiliki kebijakan paling baik untuk melindungi data pribadi pengguna.

Signal, Clubhouse, Netflix, Microsoft Teams, Google Classroom, Shazam, Etsy, Skype, Boohoo, Amtrack, Zoom, Shop dan IRS2Go all disebut tidak mengumpulkan data tentang penggunanya.

Perusahaan juga memberi peringkat lebih dari 100 aplikasi paling populer di dunia berdasarkan seberapa invasif mereka untuk mengungkapkan bahwa Instagram, Facebook, Uber Eats, Trainline, dan eBay melacak persentase data pribadi tertinggi secara keseluruhan.

Meski suatu aplikasi dinilai nyaman digunakan, namun pengguna mesti mempertimbangkan keamanan data pengguna sebelum mengunduh di App Store atau Google Play Store.

link ; https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20210309095530-185-615370/instagram-aplikasi-yang-paling-banyak-umbar-data-pribadi

Fitur Recently Deleted Instagram Sudah Aktif di Indonesia

Fitur Recently Deleted berguna agar pengguna bisa meninjau kembali konten yang sudah dihapus lalu punya opsi memulihkannya atau menghapus secara permanen.

Jakarta, Instagram akhirnya menghadirkan fitur Recently Deleted di Indonesia. Fitur ini sebelumnya hanya bisa dinikmati sebagian pengguna di beberapa negara lain usai diluncurkan pada 2 Februari 2021.

 

Dalam blog resmi Instagram dijelaskan fitur ini dapat digunakan untuk meninjau dan memulihkan konten yang sudah dihapus. Instagram juga menambahkan perlindungan yang membantu mencegah peretas menyusupi akun pengguna dan menghapus kiriman yang pernah pengguna bagikan.

 

Instagram berkata peretas terkadang menghapus konten ketika mereka mendapatkan akses ke akun. Sebelum ada Recently Deleted, pengguna tidak memiliki cara yang mudah untuk mendapatkan kembali foto dan video mereka

Secara spesifik, pengguna dapat memulihkan foto, video, reels, video IGTV, dan stories Instagram yang telah dihapus. Konten yang pengguna pilih untuk dihapus nantinya akan dipindahkan ke Recently Deleted.

Konten di Recently Deleted akan otomatis dihapus 30 hari kemudian atau hingga 24 jam untuk artikel yang tidak ada di arsip stories pengguna. Selama 30 hari tersebut, pengguna dapat mengakses konten yang sudah dihapus dan punya opsi buat memulihkan atau menghapusnya secara permanen.

Cara menggunakan fitur Recently Deleted adalah dengan membuka Pengaturan> Akun> Recently Deleted pada versi terbaru aplikasi Instagram di Android dan iOS. Kemudian, pilih unggahan apa yang ingin dipulihkan lalu pilih ‘Restore’.

Nantinya, pengguna diminta untuk memasukkan kode verifikasi berisi enam digit angka yang dikirim oleh Instagram melalui SMS atau email.

Untuk pengguna Android, fitur Recently Deleted ini bisa digunakan pada versi 179.0.0.31.132 yang telah tersedia sejak 15 Maret 2021. Sedangkan untuk pengguna iOS, fitus itu tersedia pada versi 179.0 yang juga sudah tersedia sejak 15 Maret 2021.

 

Link :  https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20210319065131-185-619429/fitur-recently-deleted-instagram-sudah-aktif-di-indonesia

Kominfo Ungkap Wawasan Masyarakat RI soal Berdigitalisasi

Kominfo gencar mengedukasi masyarakat di era digitalisasi. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berdigitalisasi.

Wawasanan berdigitalisasi masyarakat Indonesia masih rendah. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)

Jakarta, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan kemampuan dan wawasan masyarakat Indonesia soal literasi digital atau kemampuan berdigitalisasi terbilang rendah.

Demikian disampaikan Semuel dalam acara Peluncuran Kegiatan Edukasi Literasi Digital yang digelar oleh ICT Watch secara virtual, Selasa (17/3).

“Hasil survei literasi digital yang kita lakukan bersama siberkreasi dan katadata pada 2020 menunjukkan bahwa indeks literasi digital Indonesia masih pada angka 3,47 dari skala 1 hingga 4. Hal itu menunjukkan indeks literasi digital kita masih di bawah tingkatan baik,” kata Semuel.

Menurut Samuel, temuan ini disikapi bersama mengingat saat ini Indonesia tengah melakukan percepatan agenda transformasi digital. Untuk itu literasi digital dari masyarakat dinilai memiliki peranan penting.

Oleh karena dijelaskan Semuel, Kominfo bersama Siberkreasi, Facebook dan WhatsApp gencar mengedukasi masyarakat di era digitalisasi. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berdigitalisasi.

Sementara itu, pemerintah tengah menyusun Rancangan Undang-Undang Pelindungan Data Pengguna (RUU-PDP) bersama DPR-RI sebagai bentuk respons tingginya kegiatan masyarakat di dunia maya.

“Kominfo saat ini tengah melakukan pembahasan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pengguna bersama DPR-RI,” ujar Samuel.

Menurutnya RUU-PDP menjadi salah satu payung hukum masyarakat untuk menjamin perlindungan data pribadi untuk masyarakat saat ini.

“RUU-PDP ini menjadi payung hukum bagi masyarakat yang lebih komprehensif dan dapat memberikan jaminan perlindungan data pribadi,” ucap Semuel.

Berdasarkan Keputusan DPR RI Nomor 19/DPR RI/I/2018-2019 tentang Program Legislasi Nasional RUU Prioritas Tahun 2019 dan Perubahan Program Legislasi Nasional RUU Tahun 2015- 2019. Undang-Undang PDP sejatinya sudah diprioritaskan untuk dibahas di DPR sejak tahun 2019. Namun hingga kini tidak kunjung disahkan.

Pada September 2020 lalu Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate sempat mengatakan, pihaknya siap untuk melakukan rapat maraton agar RUU PDP bisa langsung diselesaikan sesuai target.

Link Berita : https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20210316172432-185-618220/kominfo-ungkap-wawasan-masyarakat-ri-soal-berdigitalisasi