Skip to content Skip to left sidebar Skip to footer

Otomotif

Cerita Pemodifikasi Lamborghini Rp350 Juta di Gunung Kidul

Suharyanto dari awal terinspirasi Lamborghini Aventador. Ia memodifikasi mobil menggunakan knalpot yang diciptakan khusus agar mengeluarkan suara menggelegar.

Lamborghini Aventador menjadi inspirasi Suharyanto, pria asal Gunung Kidul, Jawa Tengah dalam memodifikasi mobil. (Foto: lamborghini.com)

Jakarta, Suharyanto, pria asal Gunung Kidul, Jawa Tengah berhasil membuat kreasi yang membuat geleng kepala. Di tangannya, ia berhasil menciptakan replika supercar asal Italia, Lamborghini Aventador.

 

Supercar ia buat di bengkel sederhana, yang cuma berlantai tanah. Cerita Suharyanto ini terungkap pada akun video Youtube berbagi ‘Cerita Gunung Kidul’.

 

Dalam video tersebut, Suharyanto yang sekaligus sebagai pemilik High Class Auto Custom ini mengaku bila mobil tersebut merupakan pesanan seorang konsumen.

“Ini pesanan dan yang kedua (bikin). Kalau secara pribadi sudah pernah buat enam,” kata Suharyanto dikutip pada video tersebut, Selasa (9/3).

Ia mengatakan proses pembuatan membutuhkan waktu hingga satu tahun sampai mobil siap pakai.

“Proses 10 bulan tapi karena kemarin ada penyesuaian dan finishing jadi agak mundur jadi satu tahun,” ucapnya.

Suharyanto yang dari awal terinspirasi Lamborghini Aventador ini selanjutnya menggunakan knalpot yang diciptakan khusus agar mengeluarkan suara menggelegar.

Sementara basis mobil menggunakan Mitsubishi Galant tahun produksi 2000. Menurutnya, cuma ada sentuhan sedikit di bagian mesin guna mendongkrak performanya supaya tak malu-maluin di jalan.

“Mobil itu ya di atas 2000 cc dan kalau bisa mesin V jadi mirip suaranya,” ungkap dia.

Biaya modifikasi

Untuk menghasilkan mobil modifikasi yang aduhai, Suharyanto harus mendesain bodi dan membuatnya dari pelat. Ia mengatakan dalam setiap pembuatannya terlebih dahulu merancang desain setelah melihat model aslinya, lalu dilakukan pencetakan bodi mengikuti desain yang sudah dibuat.

“Dari awal konsumen mau apa, nanti didesain, skalanya bagaimana. Terus bodi kami custom,” ujarnya.

Dalam pembuatan replika Lamborghini, menurutnya bagian paling sulit yakni meletakkan sebongkah mesin penggerak. Sebab ia harus mengubah tata letak mesin yang semula di depan jadi ke belakang mengikuti model asli Lamborghini.

“Terus detailing juga termasuk sulit,” tuturnya.

Dari awal sampai selesai, ia mengaku menghabiskan Rp350 juta. Angka tersebut bisa membengkak bila konsumen ada penambahan fitur dan spesifikasi khusus.

Link : https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20210309194603-384-615712/cerita-pemodifikasi-lamborghini-rp350-juta-di-gunung-kidul

Kalo Dipaksa Memilih, Beli Lampu Halogen Atau LED?

Keselamatan berkendara merupakan faktor yang sangat penting. Salah satu faktor yang menentukan keselamatan berkendara adalah penggunaan lampu yang tepat. Banyak jenis lampu yang bisa Sobat Bikers gunakan, dua di antaranya yaitu lampu halogen dan lampu LED. Manakah yang akan kalian pilih, halogen atau LED?

Lampu halogen dan LED memiliki fungsi dasar yang sama, yaitu memberikan cahaya untuk penerangan. Lampu halogen memiliki warna yang tidak terlalu menyilaukan mata, sedangkan bohlam model LED memiliki warna yang terang dan bisa menyilaukan mata.

 

Lampu Halogen

bohlam halogen dengan reflektor

Lampu halogen merupakan lampu yang serta merta ada pada kendaraan saat Sobat Bikers membeli kendaraan. Bohlam halogen bekerja dengan memanfaatkan gas (argon dan nitrogen) yang membakar filamen wolfram dengan unsur halogen seperti iodin dan atau bromin. Lampu ini dianggap memiliki kemampuan paling baik dalam menembus kabut.  Meskipun begitu, tetap saja konsumsi daya bohlam konvensional ini dikenal lebih boros daripada LED. Sobat Bikers harus hati-hati saat memilih besaran watt biar aki motor tidak mudah drop, baca detailnya disini.

Kelebihan :

  • Cahaya lebih merata dan fokus pada reflektor biasa
  • Harga lebih terjangkau
  • Pemasangan lebih praktis
  • Menembus kabut

Kekurangan :

  • Konsumsi daya boros
  • Menimbulkan panas
  • Mudah putus

 

Lampu LED

lampu led motor

LED atau light-emitting diode merupakan bohlam yang bisa digunakan sebagai pengganti atau lampu default pada sistem penerangan motor. Stereotype lampu jenis L.E.D adalah pada kehematannya, apa benar? Dan ya, LED memang terbukti enam sampai tujuh kali lebih efisien dalam konsumsi energi. Selain itu, juga mampu memangkas konsumsi daya hingga 80 persen lho. Tidak seperti lampu pijar dan neon,  bohlam LED akan menghasilkan terang sepenuhnya tanpa perlu waktu pemanasan (warm-up). 

Kelebihan :

  • Sinar lebih terang
  • Hemat konsumsi daya listrik
  • Tahan lama dan awet
  • Tidak menimbulkan panas berlebih

Kekurangan :

  • Harga lebih mahal dari lampu konvensional
  • Susah menembus kabut (warna LED putih)
  • Bohlam LED memerlukan driver/adaptor DC

 

Bohlam Depan Led M02D Ac/Dc 3 Sisi ONS/Scarlet

Spesifikasi Bohlam Depan LED M02D AC/DC 3 sisi: TYPE: Universal MERK: SCARLET BRIGHTNESS: 3000LM VOLTAGE: Ac/Dc 10-30V POWER: 35 Watt LIFESPAN: 30.000 Hours Terdapat kipas pendingin internal Mampu mengeluarkan panas di area head lamp dengan cepat sehingga sirkulasi udara terjaga.

 

Pilih Mana: Lampu Halogen atau LED?

Pantulan Cahaya Lebih Merata Pada Reflektor Konvensional

Dari penjelasan mengenai dua jenis lampu tersebut, bisa disimpulkan bahwa keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jika Sobat membutuhkan lampu yang hemat daya, awet, dan memiliki sinar yang lebih terang maka kalian bisa mengganti lampu berjenis L.E.D. Tapi jika kalian memiliki aktivitas berkendara melewati kabut pada larut malam atau dini hari, sebaiknya Sobat Bikers tetap menggunakan lampu halogen.

 

Source : https://www.belipart.com/

Perbedaan Aki Kering Dan Basah, Fungsi Tetap Sama

Keberadaan aki memang menjadi hal yang sangat penting urusannya dalam sebuah kendaraan bermotor. Berdasarkan jenisnya, komponen penyimpan listrik ini dibedakan menjadi 2, yakni kering dan basah. Namun kalian paham nggak sih perbedaan aki kering dan basah?

Di dalam standar Internasional,  setiap satu cell aki memiliki tegangan sebesar 2 volt. Pada satu buah sepeda motor umumnya menggunakan kapasitas 12 volt yang berarti memiliki 6 buah cell yang dipasang secara seri 12 volt = 6 x 2 volt. Dengan begitu aki bisa diartikan sebagai sel yang memiliki dua bagian yaitu elektrode Pb yang merupakan bagian anode, serta PbO2 sebagai bagian katode dengan elektrolit H2SO4.

reaksi kimia aki
Reaksi Kimia Di Balik Kotak Aki

Hebatnya lagi, aki juga termasuk ke dalam sel sekunder, dimana selain bisa menghasilkan arus listrik, aki juga bisa diisi kembali dengan arus listrik atau dalam istilah elektronik sama dengan di charge. Jadi kalo ada yang bilang aki kering nggak bisa di charge, menurut Gua itu kurang tepat. Dengan begitu pada siklus kelistrikan motor, selama mesin dalam keadaan hidup, aki pun sebenarnya otomatis ter-charge agar listrik yang didistribusikan tetap stabil.

 

Perbedaan Dasar Aki Kering dan Basah

Setelah mengetahui sedikit tentang penjelasan mengenai jenis accu diatas, mungkin kalian sudah mulai paham mengenai perbedaan aki kering dan aki basah, bukan? Untuk itu buat kalian yang penasaran, silahkan lihat tabel berikut ini.

Aki Kering Aki Basah
  • Didesain dengan menggunakan tampilan yang dominan gelap
  • Menggunakan media Gel sebagai pendingin sekaligus penghantar antar sel
  • Untuk masalah perawatan sedikit lebih simple bahkan bisa dibilang minim perawatan
  • Memiliki daya yang lebih awet pada kondisi suhu panas, karena memiliki penguapan yang sedikit
  • Masa pakai relatif singkat
  • Notabene harga aki kering relatif lebih mahal dari aki basah
  • Menggunakan desain transparan untuk melihat kondisi air accu
  • Menggunakan media cairan sebagai pendingin sekaligus penghantar antar sel
  • Memerlukan perawatan yang cukup ekstra
  • Penggunaan cairan, tentunya akan cepat menguap dalam kondisi panas
  • Dapat digunakan berkali-kali dan juga bisa di isi ulang
  • Cenderung lebih awet dari Aki kering dengan perawatan yang benar
  • Banderol harga aki basah cenderung lebih murah dan mudah di dapat

 

Dengan adanya tabel perbedaan jenis aki diatas tentunya kalian akan lebih mudah mengamatinya. Sedangkan nilai plus dan minus dari masing-masing jenis accu diatas, keduanya mempunyai nilai yang cukup seimbang. Fungsinya sama, hanya saja perawatan masing-masing berbeda, karena itulah fundamental kenapa terciptanya aki kering. Mengapa harus ada aki kering jika kualitasnya sama saja dengan tipe basah? Jawabannya itu tadi, “Perawatan aki kering lebih simple dibanding aki basah”. 

 

Source : https://www.belipart.com/