Skip to content Skip to left sidebar Skip to footer

Month: September 2020

CARA MENANAM POHON JATI

Tanaman jati termasuk jenis tanaman perkebunan, biasanya dimanfaatkan produk kayunya, kualitas kayu jati sudah terkenal dengan kualitas nomor satu dibandingkan kayu lainnya. Kayu jati memiliki kriteria dan karakter yang ideal jika dimanfaatkan untuk bahan bangunan atau mebel, maka wajar jika kayu jati ini dibanderol dengan harga yang lebih mahal dari kayu lainnya.  Dengan kualitas kayu yang handal, awet dan tahan lama, tak heran jika banyak orang menjadikan sebagai ladang peluang usaha yang menjanjikan.  Berdasarkan alasan diatas anda tentu tertarik untuk menanam pohon jati, sebab memiliki potensi besar dalam memberikan keuntungan.  Menanam pohon jati sendiri mudah untuk dilakukan, dengan begitu peluang usaha menanam pohon jati pun bisa dijadikan investasi dalam jangka panjang. Terlebih lagi jika anda memiliki lahan luas yang kondisinya tak begitu subur.  Untuk itu bagi anda yang tertarik menanam pohon jati bisa mengikuti langkah-langkah cara menanam pohon jati berikut ini :  Proses pembibitan  Dalam proses pembibitan atau pembenihan sendiri, gunakan benih bunga jati yang kering yang jatuh di area pohon jati, anda bisa memilih biji pohon jati yang berkualitas baik, dengan ciri-ciri warna kulit telah menguning dan kering, berukuran besar, berbentuk bulat, padat serta tak mengkerut dan tidak mengalami cacat.  Keluarkan biji tersebut dari bunga, sebelum disemai rendam terlebih dahulu pada air hingga 3-4 jam.  Buat media semai dengan campuran pupuk kandang dan tanah dengan perbandingan 1:1, lalu masukkan media tanam tersebut ke dalam polybag, tanam bibit atau benih ke dalam polybag dengan kedalaman  5 cm kemudian timbun menggunakan media yang sama di atasnya.  Benih akan tumbuh benih-benih kecil,pada usia 47 hari setelah semai.  Penyiraman dan pemeliharaan bibit  Langkah menanam pohon jati yang baik dan benar adalah dengan pemeliharaan bibit dengan menyiramnya secara rutin tiap pagi – sore, namun jangan terlalu banyak agar benih tidak busuk.  Tempatkan persemaian di tempat yang teduh, agar terhindar dari sinar matahari langsung dan hujan.  Pupuk bibit menggunakan UREA 1 kali dalam sebulan.  Bibit siap pindah tanam setelah berusia 5 bulan setelah semai.  Tahap persiapan lahan  Taburkan pupuk kandang atau kompos ke media tanam sebanyak 2 ton per hektar, pemberian pupuk ini dilakukan 3-4 minggu sebelum pengolahan lahan.  Kemudian gemburkan tanah dengan cara dicangkul atau dibajak  Buat lubang tanam dengan ukuran 30x30x30 cm dengan jarak antar lubang tanam 2,5×2,5m dan biarkan 2-3 minggu.  Tahap penanaman  Lepaskan plastik polybag dengan hati-hati, masukkan bibit pada lubang tanam, usahakan tetap dalam keadaan tegak.  Tutup lubang menggunakan tanah kemudian padatkan pelan-pelan di area sekitar tanaman agar tanaman tidak roboh, lalu siram tanaman agar kelembaban tetap terjaga.  Tahap pemeliharaan  Pemeliharaan tanaman meliputi penyulaman/penanaman kembali, hal ini dilakukan pada tanaman yang gagal tumbuh, jarak penyulaman sebaiknya tidak terlalu lama agar pertumbuhan tanaman seragam, lakukan juga pemupukan dan penyiangan. Perlakuan seperti ini dilakukan intensif dari awal masa tanam hingga umur tanaman 5 tahun, selanjutnya dilakukan 3 bulan sekali.  Lakukan pemangkasan atau perempelan cabang, hal ini dilakukan agar batang utama bisa tumbuh optimal dan lurus ke atas.  Tahap pemanenan  Masa panen tanaman jati biasanya ketika sudah berumur 12-15 tahun, akan tetapi sebaiknya anda sesuaikan dengan kebutuhan, jika anda akan menggunakan hasil panen untuk bahan bangunan, maka biasanya masa panen paling baik ketika pohon jati  telah berumur sekitar 20 tahun.  Sumber Tulisan : https://www.kampustani.com/  Penulis : Ir. Sitty Ahra ( Penyuluh Pertanian Madya pada DISBUNNAK PROV. SULTENG ).

Bolehkah Punya Banyak Properti?

Kali ini kita akan membahas soal properti. Dan kaitannya dengan wakaf.

Begini. Dalam dunia filantropi Islam, selain istilah sedekah dan zakat, ada lagi satu istilah penting yang tak terpisahkan, yaitu wakaf. Menariknya, awal-awal wakaf itu bentuknya properti. Bukan tunai. Bukan uang.

Setelah Masjid Quba dan Masjid Nabawi, kisah wakaf terkenal lainnya adalah kisah Mukhairiq yang mewakafkan tujuh bidang kebunnya kepada Nabi SAW pada 626 M, untuk diambil manfaatnya, terus disalurkan kepada fakir-miskin.

Praktik mulia itu diikuti oleh para sahabat Nabi termasuk Umar bin Khattab. Bahkan, Umar bin Khattab memutuskan untuk membuat dokumen tertulis mengenai wakafnya di Khaibar. Semacam dinotariskan.

Yang serunya, sikap dermawan Umar tersebut diikuti oleh sahabat-sahabat lainnya. Misal:
⁃ Abu Thalhah, kebun di Bairaha,
⁃ Abubakar, tanah di Makkah,
⁃ Usman bin Affan, tanah di Khaibar,
⁃ Mu’az bin Jabal, rumah Dar al-Anshar.

Pada abad kedua Hijriah, umat Islam mulai mengenal wakaf tunai atau wakaf uang. Imam Az-Zuhri salah satu penggagasnya dan kemudian dipopulerkan oleh Salahudin Al-Ayyubi. Jadi, ada semacam kelonggaran.

Maksudnya, wakaf tidak harus lagi berupa properti (walaupun sejarah awal-awal menunjukkan bahwa wakaf bentuknya adalah properti). Boleh berupa tunai alias uang. Lebih longgar.

Perintah berwakaf (terutama kalau kita lihat sejarah dan asal-usulnya) sebenarnya isyarat bahwa kita harus kuat finansial, punya beberapa properti, dan berani melepas salah satu properti tersebut untuk kepentingan umat.

Semoga tulisan ringkas ini sedikit-banyak memotivasi kita untuk berani punya properti, berani nambah properti, dan berani wakaf properti. Bismillah. Sekian dari saya

Sumber : Ippho Santosa

Melacak Handphone yang Hilang

Suatu ketika seseorang kehilangan handphone-nya, entah dicuri atau tertinggal. Timbul ide dari penulis untuk mengetahui cara melacak handphone tersebut, dimana posisinya sekarang ini. Setelah kasak-kusuk, penulis mendapati salah satu caranya. Ini dia.

Persyaratan untuk melacak handphone pada tutorial ini adalah:

–     Handphone yang hilang tersebut berbasis Android yang telah dipasang email Google.

–     Handphone yang hilang tersebut mempunyai koneksi Internet aktif.

 

Simulasi Melacak Handphone yang Hilang

Mari kita simulasikan tutorial ini. Ikutilah langkah-langkah di bawah ini:

  1. Pada handphone yang hilang pastikan telah terpasang akun email Google.
  2. Pada handphone yang hilang pastikan juga mempunyai koneksi Internet yang sedang aktif.
  3. Kemudian beralihlah pada komputer desktop atau laptop.
  4. Jalankan browser dan arahkan pada alamat ini

https://www.google.co.id/android/devicemanager

  1. Akan tampil pada halaman browser Anda kotak login ke Android Device Manager.
  1. Isikan username dan juga password email Google yang terpasang pada handphone Anda.
  1. Akan  tampil  pada  halaman  browser  halaman  Android  Device  Manager  seperti diperlihatkan pada gambar di bawah ini.

  1. Pada gambar tersebut terlihat jelas posisi handphone Anda berada, lengkap dengan alamatnya dan waktu handphone tersebut berada di lokasi itu yaitu tanggal dan jamnya.
  2. Terlihat juga merek handphone yang Anda gunakan.
  3. Klik pada tombol Ring untuk mengebel handphone Anda. Akan tampil kotak dialog seperti di bawah ini. Klik tombol
    1. Handphone akan berbunyi dengan volume penuh.
    2. Anda bisa mencoba tombol Lock dan juga Erase. Tetapi karena ini hanya simulasi, jangan dipraktekkan dulu, kecuali benar-benar hilang.

    Demikian cara melacak dan mengetahui posisi handphone yang hilang semoga bermanfaat.

    sumber: https://ilmukomputer.org/

POP dan IMAP

Istilah POP dan IMAP sering terdengar ketika melakukan seting mail client baik di PC Desktop atau SmartPhone. Apakah kamu mengetahui arti POP dan IMAP, serta apa kegunaannya masing – masing? Di artikel ini, Jalan Tikus akan memberikan penjelasan singkat dan cara kerja POP dan IMAP.

POP (Post Office Protocol)

POP (Post Office Protocol) adalah protokol yang digunakan untuk mengambil surat elektronik (email) dari server email. Protokol ini erat hubungannya dengan protokol SMTP dimana protokol SMTP berguna untuk mengirim surat elektronik dari komputer pengirim ke server. POP3 (POP  – Version 3) merupakan POP  yang standar untuk Internet. Protokol ini akan mengijinkan client untuk mengakses e-mail yang  ada di POP server secara dinamis dan juga mengijinkan untuk meninggalkan atau menghapus email yang ada di POP Server melalui POP client.

IMAP (Internet Message Access Protocol)

IMAP adalah singkatan dari Internet Message Access Protocol, sedangkan POP merupakan singkatan dari Post Office Protocol. Dengan kata lain, keduanya adalah protocol email. Kedua sistem (IMAP dan POP)  memungkinkan kamu untuk mengakses email menggunakan software email client, seperti Microsoft Outlook, Mozilla Thunderbird atau Eudora.

Perbandingan POP dan IMAP

Perbandingan dari POP dan IMAP dapat dilihat dari workflow yang digunakan masing-masing protokol

Workflow POP

  • Koneksi ke server
  • Mengambil file email (download)
  • Menyimpan data email ke dalam penyimpanan
  • Menghapus email dari server
  • Memutuskan koneksi

Catatan : Sistem dasar POP adalah menghapus semua email yang sudah di – download dari server. Namun terdapat pengaturan pada client yang memberikan pilihan untuk tetap menyimpan data di server.

Workflow IMAP

  • Koneksi ke server
  • Mengambil konten yang dibutuhkan, membuat dan menyimpan cache secara local.
  • Memproses user edit, misalnya menandakan email yang sudah dibaca, menghapus email dan lain sebagainya.
  • Memutuskan koneksi (disconnect)

Seperti yang dilihat di atas, protokol IMAP sedikit lebih rumit daripada POP. Intinya, struktur folder dan email disimpan di server, sementara yang disimpan secara local hanyalah file copy dari file asli yang ada di server email.

Kelebihan POP

  • Email disimpan pada penyimpanan lokal, sehingga dapat diakses setiap saat, bahkan tanpa koneksi internet.
  • Koneksi internet hanya dibutuhkan saat mengirim dan menerima email.
  • Mengurangi beban pada kapasitas penyimpanan server, karena data disimpan di komputer lokal.
  • Terdapat pilihan untuk tetap menyimpan email di server.
  • Dapat menggabungkan banyak akun email pada 1 email client, dengan menggunakan 1 folder inbox yang sama.

Kelebihan IMAP
Seperti yang disebutkan di atas, IMAP memungkinkan kamu untuk mengakses email yang disimpan pada remote server. Tujuan utamanya adalah memungkinkan beberapa pengguna atau client untuk mengakses ‘inbox’ yang sama secara bersamaan. Berikut kelebihan IMAP :

  • Email disimpan pada remote server, yang berarti email dapat diakses secara bersamaan dari beberapa lokasi sekaligus.
  • Koneksi internet dibutuhkan untuk mengakses email.
  • Waktu reload email jauh lebih cepat dari POP dan sinkronisasi antara email server dan komputer remote akan selalu terjadi secara otomatis saat anda melakukan aktivitas di komputer remote anda.
  • Menghemat kapasitas penyimpanan komputer lokal.
  • Terdapat pilihan untuk menyimpan email ke penyimpanan lokal.

POP dipilih jika :

  • ingin mengakses email hanya dari satu tempat/ perangkat.
  • memerlukan akses ke email kamu secara konstan, walau tanpa menggunakan koneksi internet.
  • Kapasitas penyimpanan server kamu terbatas.

Pilih IMAP jika :

  • ingin mengakses email kamu dari beberapa tempat/ perangkat.
  • memiliki koneksi internet untuk mengakses email pada perangkat yang kamu gunakan secara terus menerus.
  • menginginkan reload email yang lebih cepat.
  • Kapasitan penyimpanan lokal milikmu terbatas.

Sumber:

http://jalantikus.com/news/read/193/perbedaan-pop-dan-imap