Skip to content Skip to left sidebar Skip to footer

Siapa bilang jadi pengusaha itu mudah

Semalam saya manyimak curhatan seorang founders yang apps-nya sudah di gunakan oleh puluhan juta orang. Dia termasuk dalam 150 orang terkaya di negeri ini dan usianya sebaya dengan saya.

Boro-boro dapet semangat, justru dia malah ngingetin saya akan segala kepahitan yang pernah saya alami. Dan tentu saja dia alami juga. Akhirnya ini menjadi wake up call bagi saya bahwa jangan melulu menulis tentang hal-hal manis belaka.

Anda harus akan mengalami kegagalan!

Anda akan merasakan frustasi ketika yang anda rencanakan tidak berjalan!

Anda harus kecewa dengan penolakan padahal niatnya hendak menolong!

Anda akan merasakan pengkhianatan bahkan dari orang yang terdekat dengan anda!

Anda akan ditinggalkan orang yang selama ini didekat anda. Bahkan karyawan pun mendemo anda!

Anda sering dalam kondisi hampir putus asa dan menyerah seakan menjadi pilihan yang indah!

Anda ditertawakan dan diremehkan karena belum juga berhasil!

Anda akan dibanding-bandingkan dengan pencapaian orang lain!

Anda harus rela kurang tidur dan otak selalu berpikir dan berpikir!

Anda akan sering mendengar teriakan, tangisan, bentakan serta berbagai emosi orang terdekat yang mulai kehilangan kesabaran!

Anda akan bingung setelah menumpuk banyak produk tapi tak kunjung laku!

Anda lebih sering kekurangan uang bahkan makan sehari sekali saja!

Anda akan bangkrut bahkan kehilangan seluruh harta anda!

Anda harus siap pasang badan dan bertanggung jawab atas kerugian yang belum tentu kesalahan anda!

Siap mengalami itu semua??

Coba pikirkan kembali….anda pikir semua orang siap mengalami hal itu?

Itulah sebabnya nggak semua orang bisa sukses besar dan Kaya Raya.

Ingat, kegagalan bukan lawan dari kesuksesan. Tapi kegagalan adalah bagian dari sukses itu sendiri!

Terima Kasih mas Nadiem Makarim atas nasehatnya!

Jangan lupa, ikut seminar BONGKAR MINDSET DARI MELARAT JADI KONGLOMERAT tanggal 28 September ya!

Ari candra kurniawan